Kompetensi dasar lulusan Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) ialah memiliki bobot / kualitas serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis dan juga moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan senantiasa maju dan berkembang; mampu menelusuri serta menyerap informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat senantiasa belajar.
Lulusan Pascasarjana / Magister (Hybrid) juga diberikan ilmu, etika akademik serta profesi, keahlian dan ketrampilan mengelola tim/organisasi secara sempurna pada bidang yang sebagaimana bidang keilmuannya; keahlian bekerjasama dalam tim, keahlian memahami pengetahuan terhadap etika, keahlian memahami ilmu sesuai rumpun ilmunya, sekaligus diberikan keahlian untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk kebutuhannya.
Lulusan Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) memiliki keahlian penguasaan teori yang kuat sekaligus pengaplikasiannya, serta keahlian profesional serta cara pandang yang sempurna; mengembangkan sikap mental profesional serta terampil yang berorientasi pada penyelesaian persoalan mengacu alur berpikir-sistem; mampu meninggikan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; memiliki keahlian melakukan pelbagai penelitian dasar dan juga terapan.
Karena diselenggarakan secara terampil serta profesional, sistem pendidikan formalnya sangat sesuai untuk karyawan yang sibuk dengan pekerjaannya dan juga untuk yang belum berkarier. Selain kuliah di ruang kelas, juga menggunakan berbagai metode efektif melalui tugas perorangan/kelompok yang terarah serta komunikatif, serta diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tesis yang terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan studi sesuai masa studinya.
Untuk mahasiswa pascasarjana / magister (hybrid) yang telah bekerja diberi izin tidak hadir di pelajaran/kuliah dalam beberapa pertemuan, jika mahasiswa tsb mendapat wajib kerja lembur, atau kerja dgn sistem shift / pergantian waktu, wajib ke luar kota/negeri, dengan melalui mekanisme tertentu.
Kurikulumnya dibuat dengan mempergunakan Sistem SKS (Sistem Kredit Semester). Bobot / kualitas kurikulumnya dibentuk sedemikian rupa selain mengacu kepada kurikulum nasional / KURNAS, demikian juga mengacu perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta seni, serta terhadap untuk melanjutkan ke yang lebih tinggi.
Lulusan Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada bidang keahlian yang berbeda serta menggunakan bantuan mereka; mampu menggunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit kewiraswastaan sesuai bidang keilmuannya, mampu mengikuti perkembangan baru pd rumpun ilmunya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut.
Lulusan Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) disiapkan menjadi Magister/Master (S2) sesuai kekhususan / spesialisasinya, yang dapat mengembangkan jati dirinya dengan berbekal ilmu, teknologi, serta seni, sehingga mampu menuntaskan persoalan sekaligus meninggikan ilmu pengetahuannya.
Kompetensi lulusannya dalam rangka menangani tiap persoalan, mampu mengungkap struktur serta inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan bisa menggunakan kegunaan teknologi informasi; dapat menggunakan ilmu; cakap serta terampil sesuai bidang keilmuannya; bisa memberikan menjabarkan serta penuntasan persoalan secara logika, menggunakan data/informasi yang dimiliki; dapat mempergunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam karir dan berupaya.
Jika mahasiswa pascasarjana / magister (hybrid) tidak lulus suatu mata kuliah, dapat memperbaikinya di semester atau tahun atau periode berikutnya tanpa dipungut biaya tambahan.
Bobot Studi & Lamanya Pendidikan Tinggi
Beban studi dan masa studi yang harus ditempuh mahasiswa program pascasarjana mengikuti standar yang sudah ditetapkan pemerintah, yaitu : Sesuai Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 (silakan klik) tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Untuk
Beban Studi (SKS yang ditempuh)
Masa Studi
Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke MM (S2)
Magister Manajemen (MM) = 54 - 72 sks
3 - 4 semester
Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke MH (S2)
Magister Ilmu Hukum (MH) = 54 - 72 sks
3 - 4 semester
Lulusan S1 semua jurusan melanjutkan ke MPd (S2)
Magister Pendidikan (MPd) = 54 - 72 sks
3 - 4 semester
Meningkatkan Karir atau Mendapat Kerja Baru
Mahasiswa (peserta pendidikan formal) Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) merupakan orang-orang yang telah bekerja dan juga orang-orang yang belum berkarier.
Para mahasiswa ini senantiasa bekerja sama serta saling membantu memberikan menjabarkan serta penuntasan kesulitan masing2. Baik kesulitan dalam rangka pekerjaan, akademik, finansial (uang), dan juga persoalan lainnya. Demikian juga dgn lulusannya, mempunyai ikatan yang kuat untuk saling membantu sesama lulusannya.
Selama ini mahasiswa yang belum bekerja, akan mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga lulusannya, utamanya teman yang telah berkarier (sbg pengusaha, pengawas pertanian, karyawan, peternak, aparatur sipil negara, dsb-nya).
Sedangkan sampai saat ini mahasiswa yang telah berkarier, senantiasa dapat mengembangkan karir dan penghasilannya selama pendidikan formal. Mereka memperoleh pertambahan karir dan pertambahan penghasilan dari temannya.
Pilihan Mantap (Solusi Pintar)
Jadi, untuk Sarjana (lulusan S1) yang belum berkarier serta relatif kesukaran dalam rangka mendapat karir. Maka mengikuti Program S2 (MM, MH, MPd) (Hybrid) / Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) ini merupakan pilihan mantap untuk memperoleh pekerjaan. Ialah mengembangkan pengalaman melalui mereka (temannya) yang telah bekerja, serta akhirnya mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga dari lulusan atau pihak lainnya. sekaligus meninggikan studi formalnya ke jenjang yang lebih tinggi (Sarjana (S1) atau Diploma Tiga (D-III) atau S-2 (Pascasarjana/Magister)) di institusi perguruan tinggi ini.
Untuk Sarjana (lulusan S1) yang telah berkarier serta relatif kesukaran dalam meninggikan karir serta meninggikan penghasilan. Maka mengikuti Program S2 (MM, MH, MPd) (Hybrid) / Program Pascasarjana / Magister (Hybrid) ini merupakan pilihan mantap untuk mengembangkan diri. Ialah meninggikan studi formalnya sekaligus mengembangkan pengalaman, karir, serta penghasilan.
Tags (tagged): sistem, pendidikan, kualitas, pelajaran, program, pascasarjana, magister, boyolali, status, , jateng, kualitas pelajaran, status sistem pendidikan, saing, tinggi baik secara, akademis moral, mampu, belum berkarier selain, kuliah, mengikuti, perkembangan baru pd, rumpun ilmunya, pemerintah, sesuai permendikbudristek no, 53, mengembangkan, karir, penghasilannya selam